Pengenalan Adobe Flash

Pengenalan Adobe Flash

Spread the love

Adobe Flash CS3 Professional adalah sebuah software grafis dan animasi yang telah banyak dipergunakan oleh kreator-kreator animasi dalam pembuatan suatu project (web design, animasi kartun, presentasi, logo animasi, dan lain-lain) yang menginginkan hasil akhir yang lebih dinamis dan mengagumkan.

Adobe Flash CS3 Professional adalah software yang sangat memanjakan penggunanya karena penggunaan tools yang familiar (beberapa toolsnya sama dengan software design grafis lainnya seperti photoshop, corel draw, macromedia freehand), pengerjaan animasi yang mudah dipahami dan membuat pengguna software ini selalu ingin berkreasi lebih dari sebelumnya.

Untuk dapat membuat dan mengerti penggunaan dari software ini, diharapkan mengenal terlebih dahulu tampilan yang ada. Berikut beberapa window yang patut untuk dipahami.

Gambar 1. Tampilan standar Adobe Flash CS3 Professional
Gambar 2. Jendela Tools

Setiap tools yang digunakan, akan menampilkan jendela properties yang berbeda sesuai kegunaan.

Gambar 3. Jendela Properties
Gambar 4. Jendela Document

Untuk menggerakkan suatu objek, Anda harus mengatur waktu yang Anda ingin pergunakan dan hasil dari pergerakan objek tersebut. Anda akan banyak menggunakan timeline dan Anda perlu mengenalnya dengan lebih teliti. Pada timeline, akan terdapat Layer 1 dan bulatan kecil dengan warna putih. Bulatan putih itu menandakan pada stage atau lembar kerja belum terdapat objek (kosong). Jika Anda menggambar suatu objek ataupun menulis sebuah teks, pada timeline bulatan putih telah berganti menjadi hitam, karena telah ada objek pada stage.

LAYER
Layer digunakan untuk menempatkan objek berupa gambar ataupun teks yang akan dianimasikan. Pada umumnya penggunaan layer dikelompokkan pada kepentingan dari kreator yang bersangkutan. Layer dapat di beri nama sesuai keinginan ataupun hanya sebagai pengenal dari objek.

  1. Untuk menambahkan layer, Anda cukup mangklik icon bergambar insert layer atau dari menu,
    insert -> timeline -> layer,
  2. Untuk memberi nama layer, silakan double klik layer dan ganti namanya,
  3. Untuk mengelompokkan layer, Anda dapat memasukkan layer pada folder layer. Dengan begitu, Anda akan lebih cepat dalam mencari layer (di beri nama) dan menemukan objek yang Anda butuhkan.

FRAME
Frame digunakan untuk mengatur waktu pergerakan dari sebuah objek di dalam suatu layer agar sesuai dengan imajinasi dari kreator. Pada frame, kita akan sering menggunakan:

  1. Insert frame yaitu menambahkan frame pada layer tertentu (F5),
  2. Insert keyframe yaitu memberikan kunci pada frame di layer tertentu (F6),
  3. Insert blank keyframe yaitu memberikan kunci kosong pada frame di layer tertentu (F7),
  4. Frame Rate yaitu ukuran kecepatan animasi yang di buat (12 fps berarti 12 frame dijalankan selama 1 detik).
Gambar 5. Jendela Timeline

Jendela Actions digunakan pada saat pemberian kode pada layer tertentu, pada sebuah objek simbol, atau pada frame tertentu.

Gambar 6. Jendela Actions

Pada jendela Color, Anda dapat berkreasi warna pada objek sampai 15 campuran warna.

Gambar 7. Jendela Color

Library adalah sebuah tempat penyimpanan semua objek yang pernah di buat baik dalam bentuk movie clip, graphic, ataupun button. Gambar-gambar, file suara yang pernah di import dari luar flash, juga di simpan di dalam library. Untuk menggunakan objek yang kita ingin pergunakan yang ada di dalam grafik, Anda hanya perlu mengklik objek yang diinginkan, lalu drag ke stage.

Gambar 8. Jendela Library

Posted on: January 1, 2012admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll Up