Vietnam Holidays

Spread the love

5 Mei 2012, dengan tiket promo dari Air Asia, berangkat dengan penerbangan QZ7736, rombongan kantor menuju Terminal 3, Soekarno Hatta International Airport. Tujuan Ho Chi Minh, Tan Son Nhat International Airport, tiba sekitar jam 8 malam, melewati pihak imigrasi dan ahirnya bertemu dengan Guide tour kami yaitu ‘NYI’. Nyi cantik dan malam itu mengenakan pakaian tradisional negaranya yang seperti kimono cantik berwarna orange. Woo, fasih berbahasa Indonesia. Nyi mulai memperkenalkan diri dan memberitahu beberapa hal dasar yang perlu diketahui tentang Vietnam.


Beberapa kata-katanya membuat tertawa, terutama soal kata uang yaitu ‘Dong’, ‘ada uang – lot dong, tidak ada uang – no dong’. Kami diantar kesebuah rumah makan dan sudah disediakan makanan khas Vietnam, dan mie yang disediakan sangat mantap (ukuran jumbo) serta beberapa gorengan seperti risol yang sangat enak. Sebagai munumnya sebuah kelapa segar yang sangat nikmat menemani kelelahan di dalam pesawat yang kebetulan tidak mendapat makanan apa2 (hehhee, kelas ekonomi promo). Setelah selesai makan, kami diantarkan ke hotel kami yaitu Blue Diamond Hotel, deket dengan Ben Thanh market. So, selesai taruh tas di kamar dan cuci muka, shopping malam hari dimulai.

Jam 6 pagi, morning call berbunyi untuk membangunkan dan mengingatkan agar kami segera bersiap-siap untuk jadwal tour berikutnya. Breakfast di hotel, saya memesan nasi putih (yang kebetulan tidak disediakan di sana) sambil membuka persediaan rendang daging yang sudah Ibu saya sediakan. Mantap!!! Selesai sarapan pagi, kami bergegas menuju bus. Berfoto di tugu yang menjadi tempat sang pahlawan Vietnam berada. Persinggahan kami berikutnya adalah My Tho untuk menuju Mekong dengan menaiki perahu. Di tempat ini, kami melihat perkampungan dan mencoba makanan yang dijual disana, seperti madu, permen, dan melihat pertunjukkan tradisional mereka sambil disediakan beberapa piring berisi buah dan kacang.

Selesai ditempat ini, kami menaiki perahu yang muat 4 orang untuk kembali ke dermaga, ketempat bus parkir. Wow, tidak menyangka perjalanan dengan perahu ini menyenangkan sekali. Perahu dukayuh oleh 2 orang, 1 orang wanita di bagian depan dan 1 orang lelaki di bagian belakang. Pemandangan dibeberapa tempat mirip dengan perkampungan pada umumnya, namun lebih terjaga kebersihannya. Sekitar 20 menit menaiki perahu dan beberapa kali berkejaran dengan perahu lainnya yang sudah berjalan mendahului menambah pengalaman tersendiri.

Selanjutnya, Vinh Trang Pagoda tujuan kami. Panas keadaan saat itu, jadi acara pengambilan foto berlangsung cepat dan tepat tanpa mencoba berlama-lama. Selesai di Vinh Trang Pagoda, kamu kembali ke Saigon untuk menikmati pertunjukan wayang air. Apa bedanya yah, itu yang ada dipikiran saya pertama kali melihat karena saya tetap melihat boneka dimainkan cuma bedanya ada diatas air. Ternyata memang berbeda, selain bahasanya (hehhe, tidak mengerti, untungnya cerita yang dibawakan lucu dan gerakan dari para boneka membuat pengertian tersendiri), ternyata para wayang yang memainkannyapun berendam bersama dengan boneka mereka selama pertunjukkan dan mereka begitu kompak serta tampan saat selesai menunjukkan wajah di balik layar.

Selanjutnya, makan malam di kapal laut yang berlayar selama 1 jam (pengennya sih seperti Titanic, tapi ini cukup menarik). Sesampainya kamu di dalam kapal laut, kami disuguhkan makanan dan tanpa sungkan2 langsung menyantapnya. Kebetulan kami makan di lantai bawah kapal. Setelah selesai makan, kami menuju lantai atas untuk melihat pertunjukkan menari (ternyata salah tempat, soalnya di lantai bawah, tempat kami makan tadi, itu pertunjukkan menari juga, tapi dengan busana pantai, pastinya lebih menarik yah, heheheee). Selesai perjalan dengan kapal, kami balik kehotel, dan yang masih kuat tetap berjalan2 di Ben Thanh market untuk membeli oleh2.

Keesokan hari, seperti biasa, jam 6 morning call sudah berbunyi, makan pagi, packing untuk persiapan pulang malam harinya, dan bersiap-siap untuk jadwal tour berikutnya. renunification Palace, Notre Dame Cathedral menjadi tujuan pertama kami. Mengunjungi Kantor Pos sambil mencari oleh2 dan barang2 unik dari Vietnam, serta ke museum Perang.

Dan tempat berikutnya adalah tempat yang paling mendebarkan yaitu hutan area pertempuran perang Vietnam. Kami diperlihatkan beberapa lorong rahasia, dapur umum, senjata, jebakan mematikan, dan tayangan tentang perang Vietnam. Tempat itu dibeberapa bagian sangat menakutkan dan menyeramkan, terutama penjara, terowongan tempat mereka bersembunyi dan tempat sembelih kepala para tahanan.

Setelah selesai, kami makan siang di restoran setempat yang sangat lezat dan seperti biasa, sangat menyenangkan. Akhirnya waktu untuk pulang telah tiba, harus bersiap-siap untuk ke Jakarta. Terimakasih Nyi, pengalaman yang sangat menyenangkan dan membuat fresh.

Posted on: March 8, 2012admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll Up