Belajar Animasi

Animasi Perubahan Bentuk

Latihan kali ini, belajar merubah objek satu ke bentuk lainnya. Misal dari sebuah teks menjadi gambar dan juga sebaliknya. Animasi ini dapat diaplikasikan ke objek yang telah menjadi shape. Jika menggunakan objek teks, di break apart terlebih dahulu sehingga menjadi shape.

Jika ingin mendapatkan gambar yang beraneka ragam tanpa harus menggambarnya, Anda dapat menggunakan jenis teks yang sudah tersedia seperti Webdings. Jenis teks ini sangat memudahkan karena memiliki banyak macam gambar dan mudah digunakan.

Langkah-langkah membuat animasi perubahan teks menjadi gambar yaitu:

  1. buat tulisan yang akan di animasikan,
  2. klik kanan teks, pilih break apart sebanyak 2x.
    Untuk objek teks (semua objek yang propertiesnya bukan shape), harus di ubah menjadi objek shape.





  3. klik kanan pada layer teks, pilih create shape tween,
  4. tambahkan keyframe pada timeline 5, 20, 35, 50, dan 55,



  5. klik keyframe 20, hapus objek teks di scene, gambar objek lain sebagai gantinya untuk menggantikan objek teks sebelumnya,



  6. klik kanan keyframe 20, pilih copy frames, klik kanan keyframe 35, pilih paste frames,
  7. jalankan animasi.

Contoh jenis teks yang memunculkan gambar.

Gambar 1. Huruf Webdings dengan capslock menyala dari A – Z
Gambar 2. Huruf Webdings dengan capslock tidak menyala dari a – z

Animasi Pertamaku

Pada latihan kali ini, saya membuat tiga objek lingkaran yang berbeda warna dan bergerak berlawanan arah. Objek pertama dan ketiga memiliki pergerakan yang sama, hanya berbeda pada letaknya. Sedangkan objek kedua (di tengah, hanya memiliki dua pergerakan). Jangan lupa, gunakan tiga buah layer untuk masing-masing objek (boleh diberikan nama agar mudah untuk menemukan dan mengeditnya) agar tidak terjadi kekacauan dalam animasi.

Objek lingkaran saya buat dengan garis pinggir yang berbeda bentuknya dan warna gradient di dalamnya.

Gambar 1. Pembuatan Stroke Color

Langkah-langkah pembuatan animasi :

  1. Sediakan satu buah objek lingkaran, letakkan di pojok kiri atas stage,



  2. klik kanan pada layer objek pertama, pilih create motion tween, tambahkan keyframe pada timeline 80, pada frame akan tercipta garis lurus dan berwarna ungu (ini tanda animasi bekerja baik, jika garis terlihat putus-putus, sesuatu ada yang salah),



  3. pada timeline 20, tambahkan keyframe, geser objek ke arah pojok kanan atas,



  4. pada timeline 40, tambahkan keyframe, geser objek ke arah pojok kiri bawah,



  5. pada timeline 60, tambahkan keyframe, geser objek ke arah pojok kanan bawah,



  6. jalankan animasi untuk melihat hasilnya.
  7. Untuk objek kedua dan ketiga, lakukan hal sama dengan mengubah arah pergerakannya.

New Objek

Latihan kali ini diperlukan kesabaran dan ketelitian karena akan banyak bagian yang perlu digabungkan untuk menghasilkan objek baru. Proses pemisahan setiap objek pada layer dan penggabungan semua objek jika sudah selesai dan sesuai dengan yang diinginkan dalam satu layer, menuntut ketelitian. Jika meletakkan objek saling bertumpukkan di dalam satu layer, akan mengakibatkan penyatuan dan tidak terlihat lagi keaslian bentuk objek. Jika di pisah-pisah, kita dapat meletakkannya terlebih dahulu pada tempat yang diinginkan, mengeditnya, kemudian menyatukannya kembali dalam satu layer.

Pada latihan kali ini akan membuat seekor cicak.
Bagian yang pertama di buat adalah tubuhnya.

Gambar 1. Pembuatan objek baru

Untuk membuat kaki dan tangan, cukup membuat 1 objek, lalu mengkopinya sebanyak yang diperlukan. Klik kanan layer asli, pilih copy frames, klik kanan pada layer duplikasi, pilih paste frames. Otomatis akan ada 2 objek yang sama dan letaknya juga sama. Agar dapat digunakan sebagai pasangan kaki, masih di layer duplikasi, pilih menu modify -> transform -> flip horizontal, geser objek disisi sebrangnya.

Gambar 2. Pembuatan objek baru satu persatu
Gambar 3. Penduplikasian objek

Untuk pembuatan kaki depan, anda bisa langsung mengcopinya dari kaki belakang, tapi jika ingin membuat beda lakukan langkah di atas untuk mendapatkan hasil sama.

Gambar 4. Pembuatan objek lainnya
Gambar 5. Hasil akhir

Berikut adalah contoh lain dari pembuatan objek baru. Pada objek ini, saya menggunakan pen tools. Cara penggunaannya adalah sebagai berikut :

  1. klik pada bidang kosong,
  2. klik lagi pada bidang lainnya, dengan muose tetap di tahan, sehingga tercipta lengkungan sesuai dengan ilustrasi yang diinginkan.
Gambar 6. Penggunaan Pen Tools
Gambar 7. Hasil akhir penggunaan Pen Tools

Membuat Objek dan Mewarnai

Pada Adobe Flash CS3, ada alat yang digunakan untuk membuat objek sederhana yaitu untuk membuat lingkaran (Ovals Tool and Oval Primitive Tool), kotak (Rectangle Tool and Rectangle Primitive Tool), dan segilima (Polystar Tool). Tools tersebut juga berguna untuk membuat objek baru, dengan cara menggabungkan beberapa objek sederhana yang ada saling bertumpukan dan mengiris satu dan lainnya.

Untuk pewarnaan, dapat gunakan satu warna atau beberapa campuran sehingga menghasilkan efek gradasi. Berikut beberapa contoh pembuatan objek dan pewarnaannya.

Gambar 1. Alat untuk membuat objek sederhana
Gambar 2. Alat untuk mewarnai bagian luar
Gambar 3. Alat untuk mewarnai bagian dalam
Gambar 4. Objek Lingkaran dengan satu warna


Pada saat membuat objek seperti Lingkaran, kamu dapat mengeset warna yang diinginkan pertama kali atau pada saat objeknya sudah jadi. Objek yang di buat terdiri dari bagian luar (Stroke) dan bagian dalam (Fill). Jika tidak menginginkan bagian luar, pilih tanda X pada palet warna yang tesedia di bagian Stroke Color. Jika tidak menginginkan objek yang tengahnya tidak berwarna (hanya ada warna bagian luarnya), pilih tanda X pada palet warna di Fill COlor. Untuk membuat lingkaran yang sempurna, gunakan alat Oval Tool, dan gambar lingkaran di Stage dengan menekan tombol Shift.

Gambar 5. Objek kotak sederhana dengan sisi melengkung


Untuk membuat objek kotak, gunakan alat Rectangle Primitive Tool. Pada Properties, ganti nilai dari Corner Radius.

Gambar 6. Objek segilima sederhana

Untuk membuat Segilima, gunakan Polystar Tool.

Gambar 7. Hasil pewarnaan tipe Linear

Untuk mengganti warna dalam objek, klik pada area dalam objek yang ingin di ganti (misal lingkaran). Pada palet Color, pilih tipe dari Fill Color (misal Linear). Di bagian warna kamu dapat mengganti sesuai keinginan (warna standar awal Hitam dan Putih).

Gambar 8. Jendela pewarnaan tipe Linear
Gambar 9. Hasil pewarnaan tipe Radial
Gambar 10. Jendela pewarnaan tipe Radial
Gambar 11. Hasil pewarnaan menggunakan image
Gambar 12. Jendela pewarnaan tipe image

Pengenalan Adobe Flash

Adobe Flash CS3 Professional adalah sebuah software grafis dan animasi yang telah banyak dipergunakan oleh kreator-kreator animasi dalam pembuatan suatu project (web design, animasi kartun, presentasi, logo animasi, dan lain-lain) yang menginginkan hasil akhir yang lebih dinamis dan mengagumkan.

Adobe Flash CS3 Professional adalah software yang sangat memanjakan penggunanya karena penggunaan tools yang familiar (beberapa toolsnya sama dengan software design grafis lainnya seperti photoshop, corel draw, macromedia freehand), pengerjaan animasi yang mudah dipahami dan membuat pengguna software ini selalu ingin berkreasi lebih dari sebelumnya.

Untuk dapat membuat dan mengerti penggunaan dari software ini, diharapkan mengenal terlebih dahulu tampilan yang ada. Berikut beberapa window yang patut untuk dipahami.

Gambar 1. Tampilan standar Adobe Flash CS3 Professional
Gambar 2. Jendela Tools

Setiap tools yang digunakan, akan menampilkan jendela properties yang berbeda sesuai kegunaan.

Gambar 3. Jendela Properties
Gambar 4. Jendela Document

Untuk menggerakkan suatu objek, Anda harus mengatur waktu yang Anda ingin pergunakan dan hasil dari pergerakan objek tersebut. Anda akan banyak menggunakan timeline dan Anda perlu mengenalnya dengan lebih teliti. Pada timeline, akan terdapat Layer 1 dan bulatan kecil dengan warna putih. Bulatan putih itu menandakan pada stage atau lembar kerja belum terdapat objek (kosong). Jika Anda menggambar suatu objek ataupun menulis sebuah teks, pada timeline bulatan putih telah berganti menjadi hitam, karena telah ada objek pada stage.

LAYER
Layer digunakan untuk menempatkan objek berupa gambar ataupun teks yang akan dianimasikan. Pada umumnya penggunaan layer dikelompokkan pada kepentingan dari kreator yang bersangkutan. Layer dapat di beri nama sesuai keinginan ataupun hanya sebagai pengenal dari objek.

  1. Untuk menambahkan layer, Anda cukup mangklik icon bergambar insert layer atau dari menu,
    insert -> timeline -> layer,
  2. Untuk memberi nama layer, silakan double klik layer dan ganti namanya,
  3. Untuk mengelompokkan layer, Anda dapat memasukkan layer pada folder layer. Dengan begitu, Anda akan lebih cepat dalam mencari layer (di beri nama) dan menemukan objek yang Anda butuhkan.

FRAME
Frame digunakan untuk mengatur waktu pergerakan dari sebuah objek di dalam suatu layer agar sesuai dengan imajinasi dari kreator. Pada frame, kita akan sering menggunakan:

  1. Insert frame yaitu menambahkan frame pada layer tertentu (F5),
  2. Insert keyframe yaitu memberikan kunci pada frame di layer tertentu (F6),
  3. Insert blank keyframe yaitu memberikan kunci kosong pada frame di layer tertentu (F7),
  4. Frame Rate yaitu ukuran kecepatan animasi yang di buat (12 fps berarti 12 frame dijalankan selama 1 detik).
Gambar 5. Jendela Timeline

Jendela Actions digunakan pada saat pemberian kode pada layer tertentu, pada sebuah objek simbol, atau pada frame tertentu.

Gambar 6. Jendela Actions

Pada jendela Color, Anda dapat berkreasi warna pada objek sampai 15 campuran warna.

Gambar 7. Jendela Color

Library adalah sebuah tempat penyimpanan semua objek yang pernah di buat baik dalam bentuk movie clip, graphic, ataupun button. Gambar-gambar, file suara yang pernah di import dari luar flash, juga di simpan di dalam library. Untuk menggunakan objek yang kita ingin pergunakan yang ada di dalam grafik, Anda hanya perlu mengklik objek yang diinginkan, lalu drag ke stage.

Gambar 8. Jendela Library

Scroll Up